Pengkajian As-Sunnah

Ayo Ikuti Pengajian As-Sunnah di Roemah Ngadji Bandung. 

Nabi Muhammad SAW, sebagai pembawa Wahyu dari Allah SWT, menjadi suri tauladan bagi seluruh umat ISLAM di dunia, oleh karena itu untuk umat ISLAM Harus Mengetahui & Paham Sunnah Nabi Muhammad SAW melalui Hadist yang ASLI/ SOHEH (tidak bertentangan dengan Al-Qur’an) dalam menjalankan kehidupan.
  • APA MAKNA DARI SUNNAH NABI?
Ada 2 (dua) makna dari dari Sunnah Nabi:
1. Bermakna “Apabila di Kerjakan berpahala, dan apabila tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa”
2. Bermakna “Perbuatan, Kebiasaan yang di ulang-ulang.
  • APA MAKNA DARI HADIST NABI?
Makna dari dari Hadist Nabi:
Bermakna “Ucapan, Perbutan Nabi yang tertulis”, dan ” ditulis oleh Sahabat Nabi dan Musuh Nabi” yang dicatat -/+ (kurang lebih) 200 – 300 tahun setelah Nabi Wafat.
OLEH KARENA ITU ADA HADIST NABI YANG ASLI DAN ADA HADIST NABI YANG PALSU.
Hadist Nabi ASLI adalah Hadist yang sesuai dengan AL-QUR’AN
Hadist Nabi Palsu adalah Hadist yang Perawi-nya  (yang mencatat/ meriwayatkan/ menyusun/ dan merangkum Hadist Nabi) DIRAGUKAN KEBENARANNYA